Sandiwara Dibalik Panggung Ahmadiyah
Sejak kejadian penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik lalu sampai sekarang berita tentang kasus tersebut selalu menjadi topic yang hangat di Media Massa. Apalagi baru-baru ini yang menjadi perhatian adalah orang yang telah merekam dan menyebarkan video tentang tindakan kekerasan yang terjadi di Cikeusik.
Apa sebenarnya yang menjadi motif si perekam?? Dan siapakah sebenarnya si perekam ini??
Ternyata nih selidik punya selidik, orang yang telah merekam video tersebut adalah anggota jamaah ahmadiyah sendiri. Lantas apa motifnya?? Tentu saja dapat kita tebak, mereka (Jamaah Ahmadiyah) telah dengan sengaja mengambil rekaman kekerasan itu untuk memojokkan umat Islam. Dengan adanya video tersebut yang telah diupload di Youtube, maka mereka dengan mudah mengambil perhatian orang banyak dan pada akhirnya mereka berusaha mendapatkan empati dari masyarakat.
Dilihat dari video rekaman itu penyerangan di Cikeusik kali ini bukanlah penyerangan yang tiba2, tapi telah terencana dan terorganisir. Bahkan Jamaah Ahmadiyah sendiri sepertinya telah mengetahui rencana pembantaian tersebut. Hal ini seperti yang dilansir Metro TV, bahwa salah seorang anggota Ahmadiyah yang berinisial DS sengaja menghalang-halangi pihak berwajib untuk mengevakuasi warga Ahmadiyah. DS juga mengatakan pada polisi agar tidak menghalangi pihak lain untuk melakukan serangan terhadap Ahmadiyah.
Namun sepertinya penyerangan yang terjadi kali ini bukan sekedar terencana dan terorganisir dengan baik. Bahkan apa yang ditampilkan dalam video tersebut lebih terkesan seperti sebuah ‘drama’ yang sangat brutal. Kenapa saya katakan ‘drama’? karena tanpa memerlukan keahlian sebagai seorang sutradara pun kita dapat mengatakan video yang katanya diambil langsung (tanpa persiapan) saat kejadian tersebut sangat-sangat janggal. Dalam keadaan yang sangat kacau itu seseorang dengan mudah merekam kejadian yang tengah berlangsung tanpa was-was akan keselamatan dirinya.
Meski dari pengakuan Arif (Perekam Video Cikeusik) bahwa para penyerang mengira dirinya adalah seorang wartawan, hal ini tidak lantas memberikan jaminan dirinya terhindar dari serangan brutal tersebut. Bahkan sangat mungkin dirinya juga akan terkena pukulan ataupun senjata nyasar. Namun tidak begitu yang terlihat, video rekaman tersebut seperti diambil dalam kondisi yang terjamin aman, layaknya sedang melakukan syuting ‘drama kolosal’.
Walaupun belum terbukti siapa dalang dari penyerangan ini. Atau benarkah ini adalah rekayasa Ahmadiyah sendiri untuk mendapatkan dukungan guna melanggengkan jalan mereka untuk mendapatkan pengakuan dan kebebasan beragama. Namun yang jelas kejadian ini telah merugikan agama Islam. karena imbas dari kasus ini adalah bertambahnya dukungan dan empati terhadap Ahmadiyah. Dan membuat citra agama Islam yang dikenal sebagai agama yang ramah dan penyayang menjadi buruk.
Terlepas dari adanya kasus tersebut, keberadaan Ahmadiyah sendiri sampai saat ini sudah merupakan penistaan terhadap agama Islam. Oleh sebab mereka telah dengan sengaja mendirikan suatu ajaran baru yang bersandarkan pada Islam, namun dengan akidah yang sangat menyimpang dari yang seharusnya dipegang oleh umat Islam. Dan Akidah ini sendiri adalah hal yang fundamental dalam Islam.
Solusi terbaik adalah membubarkan Ahmadiyah. Perkara nantinya mereka kembali ke jalan yang lurus atau mendirikan keyakinan sendiri itu menjadi urusan mereka. Atau mereka mau bersandar pada agama lain, itu tidak menjadi masalah. Asal mereka tidak lagi membawa nama Islam dalam keyakinan mereka yang sekarang.




Erlin Fitriyanti 6:45 am pada 20 Februari 2011 Permalink |
assalamu’alaikum wrwb..
#Semacam rumah baru nih#
salam pagi mbak
eren 6:50 am pada 20 Februari 2011 Permalink |
Wa’alaikumsalam wr. wb.
hehe.. selamat pagi juga Erlin..
Semangat!!!
Srikandi Hati 9:43 am pada 20 Februari 2011 Permalink |
Assalamu’alaikum,,,,,,
blogwalking nih, salam kenal mbak,,,,