<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mencoba Menembus Batas</title>
	<atom:link href="http://ukhtierna.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ukhtierna.wordpress.com</link>
	<description>Ungkapkan Isi Hati Dengan Tulisan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Dec 2011 22:56:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ukhtierna.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/883bdcf98214be21065933c27bc1c4eb?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Mencoba Menembus Batas</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ukhtierna.wordpress.com/osd.xml" title="Mencoba Menembus Batas" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ukhtierna.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mencintai itu Keputusan</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/08/23/mencintai-itu-keputusan/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/08/23/mencintai-itu-keputusan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 00:57:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Mencintai itu keputusan. Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian disitu.&#8221;Aku Mencintaimu,&#8221;adalah ungkapan lain dari,&#8221;aku ingin memberimu sesuatu&#8221; Sekali kamu mengatakan kepada seseorang, “Aku mencintaimu”, kamu harus membuktikan ucapan itu. Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Kamu harus membuktikan ucapan itu. Itu deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=221&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mencintai itu keputusan.</p>
<p>Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian disitu.&#8221;Aku Mencintaimu,&#8221;adalah ungkapan lain dari,&#8221;aku ingin memberimu sesuatu&#8221;<span id="more-221"></span></p>
<p>Sekali kamu mengatakan kepada seseorang, “Aku mencintaimu”, kamu harus membuktikan ucapan itu.</p>
<p>Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Kamu harus membuktikan ucapan itu.</p>
<p>Itu deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi.</p>
<p>Sekali deklarasi cinta tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap. Tidak ada cinta tanpa kepercayaan.</p>
<p>Konteks di mana pekerjaan2 cinta dilakukan tidak selalu kondusif secara emosional. Tapi disitulah tantangannya.</p>
<p>Membuktikan ketulusan di tengah situasi2 yang sulit. Disitu konsistensi diuji. Disitu juga integritas terbukti.</p>
<p>@anismatta</p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=221&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/08/23/mencintai-itu-keputusan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nikah Yuuukkk!!!</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/07/20/nikah-yuuukkk/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/07/20/nikah-yuuukkk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 08:33:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ikhtiar]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Satu-persatu teman-temanku memilih mengakhiri petualangannya sebagai single. Mereka menemukan pecahan jiwanya masing-masing dan mengambil langkah untuk menuju jenjang yang lebih serius. Akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Nikah??? kedengarannya kata ini adalah sesuatu yang paling ditunggu-tunggu bagi setiap laki-laki maupun perempuan. Meski kadang kata “nikah” tak dapat menjanjikan hidup yang bahagia namun tampaknya orang-orang tak perduli. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=219&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu-persatu teman-temanku memilih mengakhiri petualangannya sebagai single. Mereka menemukan pecahan jiwanya masing-masing dan mengambil langkah untuk menuju jenjang yang lebih serius. Akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.</p>
<p>Nikah??? kedengarannya kata ini adalah sesuatu yang paling ditunggu-tunggu bagi setiap laki-laki maupun perempuan. Meski kadang kata “nikah” tak dapat menjanjikan hidup yang bahagia namun tampaknya orang-orang tak perduli. Karena sepertinya mereka juga yakin meski tak menjanjikan kebahagiaan, nikah juga tak menjamin akan “kesedihan”.<span id="more-219"></span></p>
<p>Takut??? Yah setiap orang yang hendak menikah pasti akan merasakan perasaan2 takut. Ini adalah hal yang wajar, karena nikah memang bukan untuk sehari atau dua hari. Karena setiap qta berharap nikah sekali untuk selamanya, untuk di dunia dan di akhirat.</p>
<p>Salah satu sahabatku mengatakan ia takut hak-haknya dan kebebasannya akan terenggut begitu dia menikah. Padahal nikah bukan membatasi hak dan kebebasan. Nikah hanya membuat qta lebih bertanggungjawab menggunakan hak dan kebebasan qta.</p>
<p>Mau sampai kapan qta terus merasa takut untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Sekalipun qta menunda hingga bertahun-tahun, rasa takut tak akan hilang, ia akan tetap menghampiri qta saat qta memutuskan untuk melangkah ke pernikahan.</p>
<p>Qta semua tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Qta hanya meraba kemudian mengatur strategi dan berharap yang terbaik. Qta percaya Allah telah mengatur yang terbaik untuk qta.<br />
Kadang qta berkata, sepertinya belum saatnya untuk menikah. Atau terkadang qta bertanya, apakah ini memang waktunya?Percayalah, gak akan pernah ada waktu yang tepat untuk menikah jika qta tak pernah berani mengambil keputusan.</p>
<p> Begitu ada kesempatan untuk menikah, ambillah segera. Karena begitu qta melepas kesempatan itu, qta gak akan tahu kapan kesempatan kedua akan datang. Jangan pernah takut salah mengambil keputusan. Karena setiap keputusan memiliki resiko, dan keputusan yang salah tak selamanya buruk. Keputusan yang salah akan membuatmu lebih dewasa dan lebih bijak di masa mendatang.</p>
<p>Jodoh memang telah ditentukan oleh Allah, namun kita juga tak tahu kan kapan, dimana, dan dengan siapa??. Jadi, gak ada salahnya juga kita berusaha menggapai jodoh itu, dan berharap itulah yang juga menjadi takdir-Nya. Jangan biarkan rahasia Allah tetap menjadi rahasia selamanya. Cobalah untuk membukanya.<br />
So, yuk trus ikhtiar semampu kita. Kemudia serahkan pada Allah yang akan menentukan hasilnya. Yakinlah, Allah tak akan menyia-nyiakan usaha kita untuk menggapai kebaikan.</p>
<blockquote><p>Tapi, jangan lupa perbaiki kualitas diri juga ya, biar jodoh yang menghampiri kita juga berkualitas <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/219/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=219&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/07/20/nikah-yuuukkk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Masih Menunggumu</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/07/20/aku-masih-menunggumu/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/07/20/aku-masih-menunggumu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 08:24:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidupku]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Aku masih menunggumu Seseorang yang Allah janjikan untukku Aku masih menunggumu Yang Allah pilihkan untukku Duhai dikau yang tertulis dalam takdirku Apakah yang kini sedang kau tunaikan Berapa lama lagikah diriku harus menunggumu dalam kesendirian Ya Allah tolong bantu dia Agar mudah bagi kami menyempurnakan agama-Mu Ya Allah jika masih lama waktu yang Engkau janjikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=217&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku masih menunggumu<br />
Seseorang yang Allah janjikan untukku<br />
Aku masih menunggumu<br />
Yang Allah pilihkan untukku<span id="more-217"></span></p>
<p>Duhai dikau yang tertulis dalam takdirku<br />
Apakah yang kini sedang kau tunaikan<br />
Berapa lama lagikah diriku harus menunggumu dalam kesendirian</p>
<p>Ya Allah tolong bantu dia<br />
Agar mudah bagi kami menyempurnakan agama-Mu<br />
Ya Allah jika masih lama waktu yang Engkau janjikan untuk kami<br />
Tolong jaga hati ini agar tetap di jalan-Mu<br />
Hingga tiba waktunya dia yang Engkau janjikan menghampiriku</p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=217&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/07/20/aku-masih-menunggumu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa untuk dia yang belum halal</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/06/18/doa-untuk-dia-yang-belum-halal/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/06/18/doa-untuk-dia-yang-belum-halal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2011 20:15:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Disetiap sholat 5 waktu atau sholat sunnah lainnya saya tak lupa berdoa. Berdoa bagi diri saya, orang tua, keluarga yang lain, sahabat2 saya, dan juga orang2 mukmin yang berjuang di jalan-Nya. Saya ucapkan berulang-ulang doa yang sama tentu untuk kebaikan semuanya. But, ada satu lagi yang saya sebutkan dalam akhir doa saya. Doa teruntuk seseorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=215&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disetiap sholat 5 waktu atau sholat sunnah lainnya saya tak lupa berdoa. Berdoa bagi diri saya, orang tua, keluarga yang lain, sahabat2 saya, dan juga orang2 mukmin yang berjuang di jalan-Nya. Saya ucapkan berulang-ulang doa yang sama tentu untuk kebaikan semuanya.</p>
<p>But, ada satu lagi yang saya sebutkan dalam akhir doa saya. Doa teruntuk seseorang yang pernah begitu berarti untuk saya. Seseorang yang pernah saya harapkan menjadi masa depan. Pastinya doa agar dia baik-baik saja dan juga agar xxxx (hehe rahasia, malu -_-!)<span id="more-215"></span></p>
<p>Namun, akhir-akhir ini saya menjadi ragu berdoa untuknya. Ragu apakah yang saya lakukan (berdoa untuknya) ini benar atau salah. Dengan mendikte Allah agar seseorang itu menjadi salah satu yang ditakdirkan-Nya untuk saya.</p>
<p>Huft, akhirnya keraguan itu menjadi sedikit ketakutan. Saya jadi tiba-tiba takut dengan doa saya sendiri. Saya takut, jangan-jangan ‘dia yang saya doakan’ tak akan pernah menjadi halal. Dan ‘seseorang yang akan halal’ untuk saya nantinya tidak suka dengan ini (dengan doa saya tentunya).</p>
<p>Karena saya tahu, saya sendiri pasti tak akan senang mengetahui ‘dia yang nantinya halal’ ternyata dulunya mendoakan wanita lain agar menjadi halal untuk dirinya. Saya pasti akan sangat cemburu jika tahu bahwa ‘dia yang nantinya halal untuk saya’ ternyata di setiap doanya tak pernah luput untuk mendoakan kebaikan wanita lain.</p>
<p>Akhirnya saya putuskan untuk mengubah doa saya. Kali ini saya berdoa agar Allah berkenan memberikan seseorang yang terbaik untuk saya, siapapun dia. Dan menumbuhkan cinta dalam hati saya untuk ‘dia yang halal’. Bukan lagi doa untuk ‘dia yang saya harapkan menjadi halal’.</p>
<blockquote><p>Wahai Yang Maha Cinta, pertemukanlah daku dengan dirinya yang telah Engkau takdirkan dalam kemuliaan cinta-Mu.</p></blockquote><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=215&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/06/18/doa-untuk-dia-yang-belum-halal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menikmati Damainya Hidup</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/04/10/menikmati-damainya-hidup/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/04/10/menikmati-damainya-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 17:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasiQ]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Dunia ini kadang tak seperti yang qta impikan or bayangkan. Kadang lebih baik dari bayangan qta, namun lebih sering tak sesuai dengan harapan qta. lantas saat dunia ini berbeda dengan keinginan qta tak serta merta qta menjadi pesimis, gak percaya diri, dan merasa hidup dalam penderitaan. Karena apapun respon qta terhadap itu semua, tak akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=211&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia ini kadang tak seperti yang qta impikan or bayangkan. Kadang lebih baik dari bayangan qta, namun lebih sering tak sesuai dengan harapan qta. lantas saat dunia ini berbeda dengan keinginan qta tak serta merta qta menjadi pesimis, gak percaya diri, dan merasa hidup dalam penderitaan. Karena apapun respon qta terhadap itu semua, tak akan mengubah apapun yang telah terjadi.<span id="more-211"></span></p>
<p>Namun, respon negatif yang kita berikan akan semakin memperburuk kondisi qta sekarang dan yang akan datang. sebaliknya, respon positif mungkin tak akan mampu mengubah yang telah terjadi namun ia mampu meminimalisir efek yang qta rasakan dan membuat hari-hari qta ke depan menjadi lebih baik.</p>
<p>Dunia ini gak hanya diperankan oleh qta sendiri. Namun ada orang lain disekeliling qta yang menjadi actor dan aktris dari panggung sandiwara ini. Dan qta sendiri juga bukan seorang sutradara yang berhak mengatur mereka untuk bersikap sesuai keinginan qta. Oleh karena itu untuk menikmati hidup ini, bukan dunianya yang qta ubah. Tapi, cara pandang qta, hati qta dan sikap qta sendiri dalam menghadapi dunia ini.</p>
<p>Bersyukur dengan segala sesuatu yang qta miliki, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya adalah cara menikmati hidup yg paling dahsyat. Dengan begitu qta dapat menjalani hidup ini dengan lebih damai tanpa harus mengeluhkan ini itu setiap saat. Silahkan buktikan sendiri…</p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/211/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=211&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/04/10/menikmati-damainya-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karena Kita Harus Sehat</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/03/10/karena-kita-harus-sehat/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/03/10/karena-kita-harus-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 19:57:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[my_pren]]></category>
		<category><![CDATA[ikhtiar]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[tawakkal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Rejeki tidak hanya datang dengan limpahan uang, kebahagiaan, ataupun kesehatan. Rejeki bisa datang dari hal-hal menyedihkan sekalipun. Dalam sakit aja Allah menjanjikan kebaikan untuk kita. Bukankah sakit akan menggugurkan dosa kita?? Yah sakit juga bisa menjadi kebaikan. Jika kita menyikapinya dengan bijak dan tidak mengeluh dengan apa yang kita alami. Karena kita yakin bahwa tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=208&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rejeki tidak hanya datang dengan limpahan uang, kebahagiaan, ataupun kesehatan. Rejeki bisa datang dari hal-hal menyedihkan sekalipun. Dalam sakit aja Allah menjanjikan kebaikan untuk kita. Bukankah sakit akan menggugurkan dosa kita??</p>
<p>Yah sakit juga bisa menjadi kebaikan. Jika kita menyikapinya dengan bijak dan tidak mengeluh dengan apa yang kita alami. Karena kita yakin bahwa tak ada satu kejadian pun tanpa seijin-Nya. Begitupun dengan sakit yang kita derita. Kita harus yakin semua adalah kehendak-Nya.<span id="more-208"></span></p>
<p>Namun tak berarti kita membiarkan diri kita berlama-lama dalam sakit tanpa usaha untuk menyembuhkan diri. Kita bertahan dalam sakit hanya agar semua dosa-dosa kita berguguran. Atau mungkin kita sudah bosan berobat karena selama ini kita berobat ternyata tak memberikan hasil apa-apa. Dan masih banyak alasan-alasan lain yang kita ajukan untuk mempertahankan sesuatu yang seharusnya tidak kita pertahankan.</p>
<p>Orang yang seperti itu (yang membiarkan dirinya sakit) sama aja dengan mendzolimi diri sendiri. Badan kita juga punya hak untuk sehat. Kita mungkin merasa bahwa hanya kita yang merasakan sakit. Padahal orang-orang yang menyayangi kita juga khawatir dengan keadaan kita, orangtua, saudara, dan sahabat. Kita juga akan mendzolimi mereka jika kita tidak menjaga kesehatan dengan baik.</p>
<p>Sakit memang menggugurkan dosa, namun bukankah dengan badan yang sehat kita akan dapat beribadah dengan lebih baik. Islam membutuhkan orang yang kuat. Yaitu, mereka yang tidak hanya menjaga rohaninya tapi juga jasmaninya. Karena hanya orang-orang yang sehatlah yang dapat berbuat banyak kebaikan untuk umat ini.</p>
<p>Yuk, jaga kesehatan sebelum sakit. Selama sehat perbanyak kebaikan, karena tak banyak hal yang dapat kita lakukan saat sakit. Bersyukurlah selalu apapun kondisi kita. Tawakkal-lah namun tetap ikhtiar, karena tak ada tawakkal tanpa dibarengi dengan ikhtiar. Semoga Allah memudahkan langkah kita meniti kebenaran.</p>
<blockquote><p>*Special for my friend yang lagi sakit, jangan ngeyel terus gak mau ke dokter.</p></blockquote><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=208&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/03/10/karena-kita-harus-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepertinya Aku Jatuh Cinta Padanya</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/24/sepertinya-aku-jatuh-cinta-padanya/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/24/sepertinya-aku-jatuh-cinta-padanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 16:53:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidupku]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[dede]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Sejak awal berjumpa dengannya, aku yakin bahwa dia pasti sangat menyenangkan. Sudah lama sekali aku mendengar tentang dirinya. Dan ini adalah kali pertama aku dapat berjumpa dia. Aku sudah menantikan saat-saat ini. Pertama melihatnya aku telah terkesan dengan sikapnya. Ternyata si dia orang yang pemalu. Tingkahnya yang kadang nyebelin bukan membuatku jengkel, justru sering membuatku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=202&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak awal berjumpa dengannya, aku yakin bahwa dia pasti sangat menyenangkan.  Sudah lama sekali aku mendengar tentang dirinya. Dan ini adalah kali pertama aku dapat berjumpa dia. Aku sudah menantikan saat-saat ini. </p>
<p>Pertama melihatnya aku telah terkesan dengan sikapnya. Ternyata si dia orang yang pemalu. Tingkahnya yang kadang nyebelin bukan membuatku jengkel, justru sering membuatku tersenyum sendiri. Dia orang yang sangat lucu. Setiap orang disekelilingnya pasti akan tersenyum dengan tingkahnya yang polos. Yah, sepertinya aku memang jatuh cinta padanya.<span id="more-202"></span></p>
<p>Dia ini keponakanku yang paling cakep dan lucu. Usianya baru mendekati dua tahun. Kata orang ini adalah saat lucu-lucunya. Dia emang sangat menggemaskan. Aku tak pernah merasa jenuh kalo ada dia di rumah. Melihat dia saja sudah membuatku bahagia, apalagi jika dia tersenyum. Lesung pipinya itu terlihat sangat manis.</p>
<p>Terkadang dengan sengaja aku mencubit pipinya yang tembem sampai dia menangis kesakitan. Lain waktu aku juga sering merebut dot (botol susu) kesayangannya. Dan setelah itu dia pasti akan menangis. Kalo dia dah nangis nih, otomatis aku pasti dimarain mamaku. Tapi ku gak peduli, yang penting aku senang ngeliat wajahnya yang lagi nangis. Lucu buanget dah.</p>
<p>Ah, aku akhirnya tahu kenapa orang yang menikah sangat menginginkan seorang anak dalam rumah tangganya. Kehadiran seorang bayi akan menambah kebahagiaan tersendiri bagi pasangan suami istri. Berumahtangga artinya hidup bersama dengan seseorang yang mungkin akan bersama selama sisa hidupnya. Pastinya akan ada kejenuhan dan rasa bosan. Namun, kehadiran dede kecil akan mampu memberi warna lain yang lebih cerah dalam kehidupan suami istri. Dan tentu saja dia juga adalah harapan masa depan ibu dan ayahnya.<br />
<a href="http://ukhtierna.files.wordpress.com/2011/02/10l1.jpg"><img src="http://ukhtierna.files.wordpress.com/2011/02/10l1.jpg?w=232&#038;h=300" alt="" title="Keponanku Sayang" width="232" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-203" /></a><br />
Hmm.. keponakanku sayang, maafin tantemu ini ya yang sering buat kamu nangis. Habisnya ku gak tahan lihat kamu diam dan tenang. Ku lebih suka lihat kamu nangis-nangis gara-gara ku jahilin. Tapi itu karena aku sayaaaang banget sama kamu. </p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=202&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/24/sepertinya-aku-jatuh-cinta-padanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ukhtierna.files.wordpress.com/2011/02/10l1.jpg?w=232" medium="image">
			<media:title type="html">Keponanku Sayang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhir Cinta adalah Rahasia Takdir</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/21/akhir-cinta-adalah-rahasia-takdir/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/21/akhir-cinta-adalah-rahasia-takdir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 17:04:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[kamu berkata padaku,”aq gak ingin munafik na, aq akui klo pada akhirnya ini memang disebut pacaran.” Dalam hati aq berkata, aq tahu. Tak ada yang bisa kulakukan padamu kecuali berkata, ‘kenapa?’, meski aq tahu jawabannya. Tapi aq ingin kamu yang mengatakan. “aq ingin disegerakan, tapi restu keluarganya lum ada. Nunggu dia lulus dulu 9 bulan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=194&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kamu berkata padaku,”aq gak ingin munafik na, aq akui klo pada akhirnya ini memang disebut pacaran.”</p>
<p>Dalam hati aq berkata, aq tahu. Tak ada yang bisa kulakukan padamu kecuali berkata, ‘kenapa?’, meski aq tahu jawabannya. Tapi aq ingin kamu yang mengatakan.</p>
<p>“aq ingin disegerakan, tapi restu keluarganya lum ada. Nunggu dia lulus dulu 9 bulan lagi. Dilemma. Diputus sama aja aq mendzolimi dia ma diri sendiri.”katamu kemudian menjawab tanyaku.<span id="more-194"></span></p>
<p>Ah siapakah yang menzolimi siapa. Aq tak mampu menerangkan padamu, karena aq sendiri tidak yakin dengan diriku.</p>
<p>Lagi-lagi aq bertanya, hanya ingin memastikan, “apa setelah lulus keluarganya bakal ngerestuin?.”</p>
<p>Dengan yakin kamu menjawab,”InsyaAllah iyah. Tapi paling gak aku akan minta khitbah secepatnya.”</p>
<p>Aq menarik nafas panjang. Khitbah bukanlah ikatan apa-apa, ia hanyalah sebuah permintaan. Namun, lagi aq tak mampu mengatakannya.</p>
<p>“jika kamu berfikir begitu, konseplah dengan matang, agar begitu lulus langsung akad.” Kataku setelah terdiam beberapa saat.</p>
<p>Kamu langsung menjawab,”udah ko. Tp kenapa ya orang2 pada nyaranin lulus dulu, gak ada yang nyuruh nikah dulu. Mereka takut thesisnya terganggu.”</p>
<p>Aq merasa tergelitik, cerita lama, pikirku. Mereka itu tidak pernah memahami bahwa ‘orang yang telah terbakar api cinta, hanya nikah yang mampu memadamkannya’. Tapi aq tau tak ada yang bisa aq atau kamu jelaskan pada mereka.</p>
<p>Aq mengingatkanmu,”nikah itu ibadah, setan pasti akan ikut menghalang-halangi terjadinya pernikahan dengan jalan yang baik. Berdoa aja yang terbaik. Tapi ingat jaga sikap agar Allah ridho nantinya.”</p>
<p>“jaga sikap itu kayak gimana?,” tanyamu dengan bingung.</p>
<p>Ah aq tahu kamu sebenarnya mengerti maksudku. Aq merasa tak pantas mengingatkanmu tentang hal ini. Karena aq sendiri pernah terperangkap di lubang yang sama. Kuharap kamu mengerti. Q tutup pembicaraan kita dengan pesan singkat yang kukirimkan ke nomermu.</p>
<blockquote><p>
Kamu pasti tau teori-teorinya. Tapi aq juga tau kenyataan kadang tak semudah teori. Saat kamu merasa menemukan orang yang tepat dan itu membuatmu takut kehilangan dia. Namun sayang takdir belum menjawab keinginanmu. Mungkin saat ini kamu sedang di uji.</p></blockquote>
<p>Aq lanjutkan dalam diamku ,’Allah ingin melihat hamba-Nya yang terbaik’.</p>
<p>Ada yang lupa q katakan padamu,”hindari apa yang mampu kamu hindari. Tetaplah berada di atas prinsipmu.” </p>
<blockquote><p>Biarkan cinta tetap bersemi. Biarkan takwa selalu memberi arti.</p></blockquote><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=194&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/21/akhir-cinta-adalah-rahasia-takdir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kusimpan Lukisanmu Dalam kenangan</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/20/kusimpan-lukisanmu-dalam-kenangan/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/20/kusimpan-lukisanmu-dalam-kenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 02:57:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Dulu pernah ada satu nama yang sempat singgah cukup lama dalam hati ini. Sampai-sampai aku mengira nama itu memang telah tertulis sejak dulu di hati ini. Lukisan dirinya yang selalu menghiasi pandangan. Meski kadang jarak selalu memisahkan begitu jauh. Yah, dirimu yang kini berada jauh. Masih adakah aku di hatimu?. Ah, mungkin kamu sudah tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=190&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ukhtierna.files.wordpress.com/2011/02/rose-hitam.jpg"><img src="http://ukhtierna.files.wordpress.com/2011/02/rose-hitam.jpg?w=300&#038;h=228" alt="cinta akan kembali" title="rose-hitam" width="300" height="228" class="aligncenter size-medium wp-image-191" /></a><br />
Dulu pernah ada satu nama yang sempat singgah cukup lama dalam hati ini. Sampai-sampai aku mengira nama itu memang telah tertulis sejak dulu di hati ini. Lukisan dirinya yang selalu menghiasi pandangan. Meski kadang jarak selalu memisahkan begitu jauh.<span id="more-190"></span></p>
<p>Yah, dirimu yang kini berada jauh. Masih adakah aku di hatimu?. Ah, mungkin kamu sudah tak ingat padaku. Diriku cuma orang lewat yang mungkin sempat singgah dalam taman hatimu. Kini, kita telah berjalan melalui jalan yang berbeda.  Adakah jalan itu akan bertemu di ujung??.</p>
<p>Mungkin memang sudah saatnya kumasukkan dirimu dalam album kenangan di hatiku. Walau terkadang aku masih saja terduduk sambil membuka album kenangan lama yang terhias lukisanmu. kini, cukuplah kau pernah menjadi yang terindah pada masanya. </p>
<p>Biarkan kini ku memulai lagi masa depanku. Mencari orang yang akan memberikan tidak hanya kenangan tapi juga harapan. Sebuah harapan yang akan kupastikan menjadi sebuah kenyataan. Bukan lagi harapan kosong seperti yang pernah melintas di hati ini.</p>
<p>Aku sadar, kenangan bukanlah sebuah poto yang dengan mudah dihapus atau dibakar hingga hanya menyisakan abu. Sebuah kenangan tak mungkin bisa menghilang. Hanya perlu di-menej dengan baik agar tak menghalangi kita untuk membuat kenangan baru yang lebih indah dimasa depan.</p>
<p>Kini kucoba untuk membuka mata dan hati untuk takdir yang lebih baik. Biarlah Allah yang menuntun kita pada jalan yang terbaik. Agar nanti tetap ada senyum ikhlas di wajah kita saat hati telah terikat pada janji yang sah.</p>
<blockquote><p>Kita lepaskan cinta, bila suatu saat nanti dia kembali maka dia adalah yang Tuhan tetapkan untuk kita.</p></blockquote>
<p>*isnpirasi dari seorang teman</p><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=190&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/20/kusimpan-lukisanmu-dalam-kenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ukhtierna.files.wordpress.com/2011/02/rose-hitam.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rose-hitam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sandiwara Dibalik Panggung Ahmadiyah</title>
		<link>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/19/sandiwara-di-balik-panggung-ahmadiyah/</link>
		<comments>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/19/sandiwara-di-balik-panggung-ahmadiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 12:35:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eren</dc:creator>
				<category><![CDATA[Negaraku Tercinta]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Cikeusik]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[video rekaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhtierna.wordpress.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Sejak kejadian penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik lalu sampai sekarang berita tentang kasus tersebut selalu menjadi topic yang hangat di Media Massa. Apalagi baru-baru ini yang menjadi perhatian adalah orang yang telah merekam dan menyebarkan video tentang tindakan kekerasan yang terjadi di Cikeusik. Apa sebenarnya yang menjadi motif si perekam?? Dan siapakah sebenarnya si perekam ini?? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=182&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak kejadian penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik lalu sampai sekarang berita tentang kasus tersebut selalu menjadi topic yang hangat di Media Massa. Apalagi baru-baru ini yang menjadi perhatian adalah orang yang telah merekam dan menyebarkan video tentang tindakan kekerasan yang terjadi di Cikeusik.</p>
<p><strong>Apa sebenarnya yang menjadi motif si perekam?? Dan siapakah sebenarnya si perekam ini??</strong></p>
<p>Ternyata nih selidik punya selidik, orang yang telah merekam video tersebut adalah anggota jamaah ahmadiyah sendiri. Lantas apa motifnya?? Tentu saja dapat kita tebak, mereka (Jamaah Ahmadiyah) telah dengan sengaja mengambil rekaman kekerasan itu untuk memojokkan umat Islam. Dengan adanya video tersebut yang telah diupload di Youtube, maka mereka dengan mudah mengambil perhatian orang banyak dan pada akhirnya mereka berusaha mendapatkan empati dari masyarakat.<span id="more-182"></span></p>
<p>Dilihat dari video rekaman itu penyerangan di Cikeusik kali ini bukanlah penyerangan yang tiba2, tapi telah terencana dan terorganisir. Bahkan Jamaah Ahmadiyah sendiri sepertinya telah mengetahui rencana pembantaian tersebut. Hal ini seperti yang dilansir Metro TV, bahwa salah seorang anggota Ahmadiyah yang berinisial DS sengaja menghalang-halangi pihak berwajib untuk mengevakuasi warga Ahmadiyah. DS juga mengatakan pada polisi agar tidak menghalangi pihak lain untuk melakukan serangan terhadap Ahmadiyah.</p>
<p>Namun sepertinya penyerangan yang terjadi kali ini bukan sekedar terencana dan terorganisir dengan baik. Bahkan apa yang ditampilkan dalam video tersebut lebih terkesan seperti sebuah ‘drama’ yang sangat brutal. Kenapa saya katakan ‘drama’? karena tanpa memerlukan keahlian sebagai seorang sutradara pun kita dapat mengatakan video yang katanya diambil langsung (tanpa persiapan) saat kejadian tersebut sangat-sangat janggal. Dalam keadaan yang sangat kacau itu seseorang dengan mudah merekam kejadian yang tengah berlangsung tanpa was-was akan keselamatan dirinya.</p>
<p>Meski dari pengakuan Arif (Perekam Video Cikeusik) bahwa para penyerang mengira dirinya adalah seorang wartawan, hal ini tidak lantas memberikan jaminan dirinya terhindar dari serangan brutal tersebut. Bahkan sangat mungkin dirinya juga akan terkena pukulan ataupun senjata nyasar. Namun tidak begitu yang terlihat, video rekaman tersebut seperti diambil dalam kondisi yang terjamin aman, layaknya sedang melakukan syuting &#8216;drama kolosal&#8217;.</p>
<p>Walaupun belum terbukti siapa dalang dari penyerangan ini. Atau benarkah ini adalah rekayasa Ahmadiyah sendiri untuk mendapatkan dukungan guna melanggengkan jalan mereka untuk mendapatkan pengakuan dan kebebasan beragama. Namun yang jelas kejadian ini telah merugikan agama Islam. karena imbas dari kasus ini adalah bertambahnya dukungan dan empati terhadap Ahmadiyah. Dan membuat citra agama Islam yang dikenal sebagai agama yang ramah dan penyayang menjadi buruk. </p>
<p>Terlepas dari adanya kasus tersebut, keberadaan Ahmadiyah sendiri sampai saat ini sudah merupakan penistaan terhadap agama Islam. Oleh sebab mereka telah dengan sengaja mendirikan suatu ajaran baru yang bersandarkan pada Islam, namun dengan akidah yang sangat menyimpang dari yang seharusnya dipegang oleh umat Islam. Dan Akidah ini sendiri adalah hal yang fundamental dalam Islam.</p>
<blockquote><p>Solusi terbaik adalah membubarkan Ahmadiyah. Perkara nantinya mereka kembali ke jalan yang lurus atau mendirikan keyakinan sendiri itu menjadi urusan mereka. Atau mereka mau bersandar pada agama lain, itu tidak menjadi masalah. Asal mereka tidak lagi membawa nama Islam dalam keyakinan mereka yang sekarang.</p></blockquote><br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhtierna.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhtierna.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhtierna.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhtierna.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhtierna.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhtierna.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhtierna.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhtierna.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhtierna.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhtierna.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhtierna.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhtierna.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhtierna.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhtierna.wordpress.com/182/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhtierna.wordpress.com&amp;blog=3729868&amp;post=182&amp;subd=ukhtierna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhtierna.wordpress.com/2011/02/19/sandiwara-di-balik-panggung-ahmadiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e5190d0bd58681b00cc083b7d37e351b?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">eren</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
